Tinggal di luar negeri adalah impian sebagian orang. Budaya dan gaya hidup baru akan dialami setelah hidup serta menyesuaikan diri di negeri orang.

Bukan untuk hanya hiburan, tiap orang yang tinggal di luar negeri mempunyai tujuan serta mimpinya masing- masing. Misalnya, memupuk karir di perusahaan impian ataupun melanjutkan pembelajaran di universitas ternama.

Untungnya, sebagian negara mempunyai program yang menawarkan seperangkat keuntungan untuk imigran, salah satunya Australia. Di negara tersebut, ada istilah“ permanent resident” alias pemukim tetap.

Mereka yang berstatus sebagai permanent resident akan mendapatkan beberapa subsidi yang bisa meringankan biaya hidup. Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik tinggal di Australia.

Ada pula keuntungan yang akan diterima permanent resident antara lain subsidi pembelajaran hingga 80% serta subsidi kesehatan yang membolehkan mendapatkan layanan free.

Tidak hanya itu, mereka yang mau menetap selamanya di Australia tidak diharuskan mengubah kewarganegaraan. Istri, suami, ataupun anak pula dapat didaftarkan dalam program permanent resident.

Mau Tinggal di Australia

Tetapi dari segenap keuntungan di atas, gimana dengan biaya hidup di Australia? Apakah cenderung mahal ataupun biasa saja?

Sekilas Biaya Tinggal di Australia

Walaupun mendapatkan subsidi, kamu yang mau menetap di Australia pula wajib mempersiapkan kantong untuk biaya hidup yang cenderung tinggi ataupun lebih mahal daripada di Indonesia. Mulai dari kebutuhan sandang, pangan, serta papan, kamu wajib siap mengeluarkan uang lebih banyak.

Baca Juga:  Daftar Cara Kerja di Perkebunan Australia

Biaya Makan

Bila kalian tinggal di Australia, mungkin masak adalah opsi yang tepat untuk mengirit uang. Gimana tidak, sekali makan di restoran yang notabene- nya murah saja, kalian wajib membayar sekitar AUD20 ataupun Rp220 ribuan. Jauh berbeda dengan restoran standar di Indonesia, Rp50 ribuan saja telah bisa makan, minum, dan dessert.

Untuk mengirit uang, hendaknya jangan sering- sering nangkring di coffee shop ataupun makan di restoran bintang 5. Hendaknya, beli bahan makanan pokok di supermarket untuk dimasak di rumah. Tetapi, kalian pula wajib pintar- pintar dalam membeli bahan makanan.

Harga beras serta daging di Australia lebih mahal daripada di Indonesia. Kalian perlu merogoh kocek AUD2, 71 ataupun sekitar Rp30 ribuan untuk membeli beras, sebaliknya sekilo daging merah bisa dibanderol mulai dari AUD17, 89 atay Rp197 ribuan. Sedangkan itu, harga susu di sini lebih murah. Dengan modal AUD1, 45 ataupun Rp14 ribuan, kalian telah dapat membeli 1 liter susu.

untuk info Lebih lanjut, berikut perkiraan harga bahan makanan di Australia:

Beras (1 kg)Rp29.885
Telur (12 butir)Rp51.804
Filet ayam (1 kg)Rp119.370
Daging sapi (1 kg)Rp196.908
Apel (1 kg)Rp50.060
Pisang (1 kg)Rp36.985
Jeruk (1 kg)Rp41.443
Tomat (1 kg)Rp55.341
Kentang (1 kg)Rp35.771
Bawang bombay (1 kg)Rp28.886
Air mineral (1 liter)Rp25.014
Baca Juga:  Cara Persiapan Diri Untuk Tinggal di Australia

Biaya Sewa Rumah

Biaya sewa rumah ataupun apartemen di Australia cenderung tinggi. Sewa apartemen dengan satu kamar di pusat kota saja dapat mencapai AUD1, 646 ataupun Rp18 jutaan per bulan. Maka dari itu, untuk pelajar ataupun kalian yang masih on budget, lebih baik menetap di daerah pinggiran kota serta menjauhi kota- kota berpenghasilan tinggi seperti Canberra, Sydney serta Melbourne.

Di pinggiran kota, harga sewa satu kamar dapat hemat 5 jutaan dari harga sewa di pusat kota. Sedangkan sewa 3 kamar dibanderol AUD1. 904 ataupun Rp20, 9 jutaan, lebih murah hampir Rp10 juta daripada sewa 3 kamar di Sydney.

Biaya Transportasi

Naik transportasi umum di Indonesia memanglah cara hemat bepergian ke mana- mana, tetapi tidak dengan Australia. Tarif tiket sekali perjalanan dengan transportasi umum dikenai AUD4, 4 ataupun sekitar Rp48 ribuan. Bila dikalkulasikan, dalam sebulan kalian mungkin akan menghabiskan sekitar Rp1, 6 jutaan hanya untuk biaya transportasi.

Sebaliknya tarif taksi sedikit lebih murah, ialah mulai dari AUD4, 2 ataupun Rp46 ribuan. Tetapi, kalian wajib menaikkan AUD2, 14 ataupun Rp23 ribuan tiap menempuh 1 km berikutnya. Bila kalian memutuskan untuk bawa kendaraan pribadi, perlu diketahui harga bahan bakar d Australia mulai dari AUD1, 47 ataupun Rp 15 ribuan untuk satu liternya. Mungkin sepeda bisa menjadi solusi untuk kamu yang terbebani dengan biaya transportasi di atas.

Baca Juga:  Nama-Nama Ibukota Negara di Australia, dari New South Wales hingga Queensland

Biaya Pakaian

Untuk kamu jika ingin menetap lama di negara lain, tidak mungkin cukup hanya berbekal pakaian- pakaian yang dibawa dari Indonesia. Ada kalanya kalian wajib membeli pakaian baru, terlebih di negara yang mempunyai 4 musim ini. Tetapi, tidak kalah mahal dengan biaya hidup yang lain, harga baju di Australia juga lebih mahal daripada di Indonesia,

Jika umumnya dengan Rp1 jutaan kalian telah dapat membeli celana jeans, kemeja, serta sandal di Indonesia, dengan budget segitu kalian hanya akan mendapatkan celana jeans di Australia. Itupun dengan menaikkan sekitar Rp100 ribuan lagi.

Selain pakaian serta celana, harga sepatu di Australia pula cukup tinggi. Sepatu kulit dijual mulai dari AUD140 ataupun sekitar Rp1, 54 jutaan. Sebaliknya produk dari brand- brand seperti Zara serta H&M dibanderol mulai dari AUD60 ataupun Rp665 ribuan.

Nah, gimana telah siap tinggal di Australia? Ataupun kalian perlu sebagian bulan lagi supaya tabungan biaya hidup di Australia terpenuhi? Cepat ataupun lelet bukan permasalahan, yang penting kalian telah ketahui harga kebutuhan sandang, pangan, serta papan di negara tersebut.